Tembakau, Potensi Ekonomi Sukasari

Oktober 17, 2017
Kampung, Bako. Sukasari memiliki potensi besar di bidang pertanian. Salahsatunya  dalam tembakau. Keberadaan sebuah kampung yang dijuluki Kampung Bako (tembakau) menjadi bukti bahwa Sukasari berpotensi dalam tembakau.
Menurut keterangan, hampir seluruh warga yang berdomisili di Kampung Bako berprofesi sebagai pengrajin tembakau. Tembakaunya sendiri, selain merupakan hasil tanam di wilayah Sukasari dan Tanjungsari, umumnya merupakan hasil tanam di daerah Darmawangi Sumedang, baik hasil tanam sendiri maupun hasil membeli.
Produksi tembakau di wilayah ini, sudah  memiliki pelanggan tersendiri di Bandung, Jakarta, Surabaya, Kota Banjar dan lainnya. Itulah sebabnya, tembakau dari Sukasari, umumnya tidak pernah tersisa di gudang atau rumah pengrajinnya, kecuali sengaja disimpan menunggu harga bagus.
Setelah proses pembuatan tembakau selesai, tembakau biasanya langsung diambil pelanggannya seperti oleh pengusaha tembakau Padud dari Kota Banjar. Namun, di luar itu, ada juga pengrajin yang mulai mengolah tembakau menjadi rokok walau jumlahnya terbatas, atau dibungkus kecil untuk pasar berbagai daerah di Jawa Barat dan luar Jawa.
Di waktu tetentu, pengrajin terbakau Sukasari ini sengaja menjual tembakaunya di Pasar Tembakau Tanjungsari,  pada hari Selasa dan Sabtu. Di pasar ini, pembeli dari luar kota, biasanya sudah menunggu pada hari pasar tersebut.
Jauh ke belakang, konon, penduduk Sukasari mulai hidup dari tembakau tersebut  sejak ratusan tahun lalu, dan berkaitan erat dengan “omongan” seorang Bupati Sumedang, bahwa jika warga Sukasari ingin hidup senang, yang terbaik, harus mengolah bako, tembakau.
Itulah sebabnya, warga Desa Sukasari sampai sekarang hidup dari mengolah tembakau. Dan terbukti, yang setia dengan pekerjaannya mengolah tembakau, hidupnya cukup makmur. (*)





Share this with short URL: Get Short URLloading short url

Share this

Seorang blogger pemula yang masih belajar dalam menulis sebuah artikel yang menarik dan berkualitas untuk dibaca.


Artikel Menarik Lainnya

Next Article
Next Post
Previous Article
Previous Post
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar